Polres Tabanan - Polsek Seltim, Kamis, 27 Maret 2025, Pkl. 06:30 s/d 10:30 Wita. Kekompakan dan sinergitas yang solid antara Bhabinkamtibmas Desa Mambang, Polsek Seltim Aiptu I Gede Putu Sukarta dan Pecalang Desa Adat Mambang Gede, Desa Mambang berhasil mengamankan pelaksanaan upacara Pemelastian dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Caka 1947. Di bawah kepemimpinan Kapolsek Seltim AKP I Nyoman Artadana, S.H, M.H, bersama seluruh personil Kepolisian dengan menempati simpang - simpang rawan Lalu Lintas berkolaborasi erat dengan para Pecalang untuk memastikan kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian ritual sakral elasti" yang berlangsung menuju Pantai Kelecung, Banjar Kelecung Kelod, Desa Tegal Mengkeb, Kecamatan Seltim, Kabupaten Tabanan.
Keterlibatan aktif dari Bhabinkamtibmas Desa Mambang juga menjadi kunci dalam pengamanan ini, dengan melakukan pengawalan sejak awal keberangkatan umat Hindu menuju lokasi upacara maupun kembalinya bersinergi dengan Pecalang semakin memperkuat pengamanan di area upacara dan sepanjang jalur yang dilalui. Kolaborasi ini menunjukkan tingginya rasa kebersamaan dan saling mendukung antara aparat keamanan dan elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban dan kelancaran kegiatan keagamaan menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1947 M.
Upacara Melasti, sebagai bagian tak terpisahkan dari rangkaian Hari Raya Nyepi, memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Hindu. Ritual ini bertujuan untuk menyucikan diri dan alam semesta, membersihkan segala kotoran dan energi negatif yang mungkin melekat. Pelaksanaan upacara dilaksanakan dengan khidmat dan aman dimana memungkinkan umat Hindu untuk mempersiapkan diri secara spiritual dalam menyambut Hari Raya Nyepi dengan hati yang bersih dan pikiran yang tenang.
Seijin Kapolres Tabanan AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Seltim AKP I Nyoman Artadana S.H., M.H, mengatakan bahwa, Keberhasilan pengamanan upacara Melasti ini menjadi bukti nyata dari kuatnya persatuan dan kesatuan antara Polsek Seltim dengan masyarakat, khususnya melalui peran aktif Pecalang. Sinergi yang terjalin dengan baik ini tidak hanya menciptakan rasa aman bagi umat yang melaksanakan ritual, tetapi juga menjadi contoh positif dalam menjaga dan melestarikan tradisi serta nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat Bali."Pungkasnya.
(Humas Polsek Seltim)
Posting Komentar